Bertumbuh menjadi serupa dengan Kristus berarti belajar memiliki hati, sikap, dan kehidupan yang semakin mencerminkan Yesus. Pertumbuhan rohani tidak hanya terlihat dari semakin mengenal Firman Tuhan, rajin berdoa, dan beribadah, tetapi juga dari kerinduan untuk membawa orang lain mengenal Kristus.
Ketika kita mengalami kasih dan kebaikan Tuhan, kita tidak seharusnya menyimpannya hanya untuk diri sendiri. Kita dipanggil untuk membagikan kasih, kebenaran, dan pengharapan yang kita terima dari Kristus kepada orang-orang di sekitar kita.
Dalam Yohanes 1:47, Filipus bertemu dengan Natanael dan menceritakan bahwa ia telah menemukan Yesus. Filipus tidak menyimpan perjumpaannya dengan Kristus untuk dirinya sendiri. Ia segera mengajak Natanael untuk mengenal Yesus.
Ketika Natanael merasa ragu dan bertanya, “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?”, Filipus tidak memaksanya untuk percaya dan tidak berusaha memenangkan perdebatan. Filipus hanya berkata, “Mari dan lihat!” Ajakan sederhana ini menunjukkan bahwa membawa seseorang kepada Kristus dapat dilakukan dengan kasih, kesabaran, dan ketulusan.
Dari sikap Filipus kita belajar bahwa menjadi serupa dengan Kristus berarti memiliki kerinduan untuk memperkenalkan Yesus kepada orang lain. Kita dapat melakukannya melalui perkataan, kesaksian hidup, maupun perbuatan kita sehari-hari.
Ketika kita mengasihi orang lain, mengampuni mereka yang bersalah kepada kita, menolong orang yang membutuhkan, berkata jujur, memiliki kepedulian, dan tetap melakukan kebaikan, sebenarnya kita sedang menunjukkan karakter Kristus melalui kehidupan kita. Dengan demikian, hidup kita dapat menjadi kesaksian yang membuat orang lain melihat kasih Kristus.
Namun, kita juga harus menyadari bahwa tidak semua orang langsung menerima kesaksian kita. Ada yang mungkin ragu, menolak, atau belum siap mendengarkan. Dalam keadaan seperti itu, kita tidak perlu memaksa atau menjadi kecewa. Kita tetap dapat menunjukkan kasih dan memberikan teladan yang baik. Kita memperkenalkan Kristus, sementara Tuhanlah yang bekerja dalam hati setiap orang.
Karena itu, membawa orang kepada Kristus bukan hanya tugas melalui perkataan, tetapi juga melalui kehidupan yang mencerminkan Kristus. Orang lain mungkin tidak selalu membaca Alkitab, tetapi mereka dapat melihat bagaimana kita hidup. Ketika karakter Kristus semakin terlihat dalam diri kita, kehidupan kita dapat menjadi jalan bagi orang lain untuk mengenal-Nya.
Seperti Filipus yang mengajak Natanael dengan sederhana, “Mari dan lihat,” demikian juga kita dipanggil untuk memperkenalkan Kristus melalui perkataan, kasih, sikap, dan perbuatan kita setiap hari...